Postingan

PENUNDUKAN DIRI

Gambar
Renungan Harian untuk Rumah Tangga / Wanita Kristen , Bahan Bacaan : 1.  Efesus 5:22-24 2.  Kolose 3:18 3.  I Petrus 3:1-6 Dalam kehidupan kekristenan seorang wanita ada satu perintah yang sebenarnya sudah kita ketahui namun kita masih harus terus berjuang dalam melakukannya. Perintah itu adalah penundukan diri kepada suami . Tak dapat disangkal memang hal ini sangat sulit bagi kita sebagai seorang wanita juga isteri untuk melakukannya namun dibalik itu tersedia berkat yang besar dari Tuhan ketika kita bersedia melakukannya. Dalam Efesus 5:22-24 di katakan bahwa : “Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh. Karena itu sebagaimana jemaat taat kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu.” Selanjutnya pada Kolose 3:18 juga dikatakan :  “Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seh...

PENEBUSAN YESUS KRISTUS

Gambar
Renungan Harian Kristen kali ini mengangkat topik : Kematian dan Penebusan Yesus Kristus. betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang Kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, ... (Ibrani 9:14)  Di atas kayu salib Yesus harus menanggung dosa segenap umat manusia. Kematian Yesus Kristus di atas kayu salib adalah penggenapan rencana Allah. Sebagaimana juga yang telah disampaikan oleh Petrus saat ia berkhotbah di Yerusalem, "Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka." (Kisah 2:23).  Dalam Perjanjian Lama juga telah dinubuatkan perihal ini, "Tetapi Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, Dia diremukan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-Nya, dan oleh bilur-bilurNya kita menjadi sembuh." (Yesaya 53:5).  Kematian Yesus Kristus adalah bukti ...

Renungan Tahun Baru - Mengandalkan Tuntunan Tuhan

Gambar
Mengandalkan Tuntunan Tuhan Dalam Memasuki Tahun yang Baru Beberapa saat lagi kita akan melewati tahun 2012 dan memasuki tahun yang baru;2013. Tentunya banyak hal yang telah kita lalui dan rasakan di sepanjang tahun 2012 ini. Suka maupun duka, tangis dan juga tawa, kesuksesan ataupun kegagalan, semuanya pasti pernah kita alami dalam menjalani tahun 2012 ini. Sudah menjadi lazim ketika akan memasuki tahun yang baru kita selalu membuat rencana-rencana maupun resolusi untuk menatap tahun di depan yang akan kita lalui. Sebagai orang Kristen, kita diingatkan oleh Alkitab bahwa dalam setiap rencana dan harapan yang kita buat hendaklah kita melibatkan dan mengandalkan Tuhan Allah, karena seperti yang tertulis dalam Alkitab : "Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita..." (Ulangan 29:29) Kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada saat kita memasuki hari esok di tahun yang akan datang, oleh karena itu sebagai oran...

Kegagalan Yang Mahal

Gambar
Ayat Renungan Harian Kristen hari ini : “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa saja yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11) Tahun 2001, aku baru saja lulus informatika perguruan tinggi terkenal di surabaya, dan setelah kelulusan, aku mempunyai keinginan yang sangat keras untuk pergi ke amerika untuk bekerja. Aku berusaha dengan segala cara agar keinginanku ini terwujud. Aku banyak mencari informasi dan rela bolak balik Sidoarjo-Surabaya sampai aku sudah tidak kuat lagi menaiki sepeda motor. Aku rela membayar biaya yang sangat mahal untuk agen/calo visa. Cita-citaku memang ingin mempunyai penghasilan besar di Amerika, mengingat aku tidak mempunyai usaha keluarga untuk diteruskan. Tidak seperti rata-rata teman-temanku yang hampir semua mempunyai usaha keluarga sendiri. Bila aku bekerja di perusahaan, gaji yang kute...

RENUNGAN NATAL 2012-YESUS ADALAH IMANUEL

Gambar
  Bacaan Alkitab pada Renungan menyambut Natal 2012 : Matius 1 : 18-25. Renungan Natal tahun 2012 ini mengangkat tema "Yesus adalah Imanuel". Besok 25 Desember 2012, kita bersama dengan semua saudara kita seiman memperingati peristiwa Kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus. Istilah "memperingati" berbeda dengan "mengingat". Mengingat berarti kita melayangkan kenangan kita ke sesuatu yang terjadi di masa lalu. Sedangkan memperingati berarti kita menghadirkan peristiwa masa lalu pada masa kini. Demikian halnya dengan memperingati Kelahiran Yesus Kristus. Merayakan NATAL bukan sekedar mengenang suatu peristiwa yang pernah terjadi di masa lalu, melainkan kita menghadirkan arti NATAL bagi kehidupan kita di masa kini. Yang menjadi pertanyaan bagi kita adalah : "apa arti kelahiran Yesus Kristus bagi kita?" Yesus yang lahir adalah IMANUEL yang berarti ALLAH beserta Kita. Imanuel adalah sebuah nama yang mengandung makna yang dalam sekaligus menj...

Membangun Saat Teduh Dengan Tuhan

Gambar
Manfaat Saat Teduh dengan Allah Semua dari kita, berapa pun usia kita atau tahap kehidupan, bisa mendapatkan keuntungan dari waktu yang dihabiskan dengan Tuhan, jadi saya mendorong Anda untuk mengembangkan saat teduh setiap hari dengan Tuhan. Jika kita tidak hati-hati, terkadang kita terburu-buru berdoa untuk bisa cepat membaca Firman Tuhan untuk sampai ke "hal-hal penting," tapi sesungguhnya hal tersebut mengurangi khidmat dan tujuan dari saaat teduh itu sendiri. Alkitab memberitahu kita bahwa Yesus rindu untuk memiliki persekutuan dengan kita. Kita memiliki undangan terbuka dari-Nya. Rasul Yohanes mengatakan bahwa persekutuan kita dengan Bapa, dan dengan Anak-Nya Yesus Kristus. Yesus sendiri berkata "Datanglah kepadaKu, semua yang letih dan berbeban berat, dan Aku akan memberimu istirahat." Ketika kita menghabiskan waktu dengan Tuhan, kita belajar dari Dia. Siswa belajar di hadapan guru mereka, dan kita belajar dalam keberadaan kita pada saat teduh dengan T...

SUPAYA KAMU HIDUP

Gambar
Supaya kamu hidup dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allah nenek moyangmu. (Ulangan 4:1b) Salah satu masalah utama yang dihadapi orang Israel adalah bagaimana mereka hidup dalam keatiaan kepada Tuhan. Bagaimana mereka dapat menahan diri dari godaan untuk mengikuti allah lain yang disembah oleh bangsa lain di sekitar mereka. Saat mereka hidup berdampingan dengan bangsa lain mereka mudah tergoda untuk mengikuti penyembahan berhala dan menyimpang dari iman mereka. Ketetapan-ketetapan Tuhan sering mereka lupakan dan digantikan dengan ketetapan-ketetapan dewa-dewa lain. Untuk itu mereka diingatkan oleh Musa sebelum melanjutkan perjalanan menuju tanah perjanjian. Mereka diingatkan untuk setia dan memelihara ketetapan Tuhan. Tujuannya agar mereka dapat hidup di negeri yang diberikan Tuhan bagi mereka. "Supaya kamu hidup" yang diungkapkan Musa bukan sekedar dalam artian hidup-bernafas dan jantung yang berdetak tetapi lebih dalam dari itu,...